Ibu Guru berjilbab rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam pendidikan
*Syari'at Islam*
Di tangan kirinya ada kapur,
di tangan kanannya ada penghapus.
*Ibu Guru berkata,*
"Saya punya permainan.
Caranya begini,
di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus.
Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!",
_jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah "Penghapus!"_
*Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti.*
Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya,
kian Lama kian cepat....
*Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata,*
"Baik sekarang perhatikan....!
Jika saya angkat kapur,
maka berserulah "Penghapus..!",
_jika saya angkat penghapus,_
_maka katakanlah "Kapur..!!!"._
*Dan permainan diulang kembali.*
Maka pada mulanya murid-murid itu keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya.
Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk.
Selang beberapa saat.....,
*Permainan berhenti...*
Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya...
"Anak-anak...,
*begitulah ummat Islam*
*Awalnya kalian jelas dapat membedakan yang Haq itu Haq....!*
*yang Bathil itu BathiL...!!!.*
Namun kemudian...,
*musuh musuh ummat Islam berupaya melalui berbagai cara,*
*untuk menukarkan yang Haq itu menjadi Bathil, dan sebaliknya....*
*Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kalian menerima hal tersebut.....,*
*tetapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka,*
akhirnya.....
*Lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu...!!!*
*Dan kalian mulai dapat mengikutinya..*
*Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika."*
~Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik,
~Zina tidak lagi jadi persoalan,
~Pakaian seksi menjadi hal yang Lumrah,
~Sex sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend,
~Materialistik kini menjadi suatu gaya hidup,
~Korupsi menjadi kebanggaan
~ Menghalangi dan membubarkan *PENGAJIAN.
~Membakar simbol2 Islam dgn alasan tdk sesuai NKRI
~dan lain lain......!!!!!
*Semuanya sudah terbalik....!!!*
*Dan tanpa disedari, kalian sedikit demi sedikit menerimanya.*
Paham.......????"
tanya Guru kepada murid-muridnya.
_"Paham Bu Guru"...._
"Baik........!
*=========*
*Permainan KEDUA*
Ibu Guru melanjutkan.
"Bu Guru ada Qur'an, Bu Guru akan meletakkannya di tengah karpet.
*_Quran itu "dijaga" sekelilingnya oleh ummat yang dimisalkan karpet._*
Sekarang anak-anak berdiri di luar karpet.
*Permainannya adalah....,*
*Bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada di tengah dan ditukar dengan buku lain, tanpa memijak karpet....???"*
Murid-muridnya berpikir....
Ada yang mencoba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain,
tetapi tak ada yang berhasiL.....!!!
_Akhirnya......._
*Sang Guru memberikan jalan keluar,*
*_digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an ditukarnya dengan buku filsafat materialisme_*
*Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet...!!!*
"Murid-murid.....,
*Begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya...*
Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak kalian dengan terang-terangan.
_Karena tentu kalian akan menolaknya mentah-mentah..._
_Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka._
*Tetapi mereka akan menggulung kalian perlahan-lahan dari pinggir....*
*sehingga kalian tidak sadar....!!!*
*Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat,*
*maka dibina pondasi yang kuat*
*Begitulah ummat Islam,*
*Jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat...!!!*
*_Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau fondasinya dahulu_*
Lebih mudah hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dahulu,
Kursi dipindahkan dahulu,
Lemari dikeluarkan dahulu satu persatu,
*Baru rumah dihancurkan...!!!"*
*"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kalian.*
*Mereka tidak akan menghantam terang-terangan, tetapi ia akan perlahan-lahan meletihkan kalian..*
Mulai dari perangai, cara hidup, pakaian dan lain-lain,
*_Sehingga meskipun kalian itu Muslim, tetapi kalian telah meninggalkan Syari'at Islam sedikit demi sedikit._*
*Dan itulah yang mereka inginkan...!!!"*
*========*
*"Kenapa mereka tidak berani terang-terangan menginjak-injak Bu Guru....???*
Tanya mereka......
_Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang....,_
*misalnya........*
Perang Salib,
Perang Tartar,
dan lain-lain.
*Tetapi sekarang...*
tidak lagi...!!!.
Begitulah ummat Islam.
*Kalau diserang perLahan-Lahan, mereka tidak akan sadar....,*
*akhirnya hancur...!!!*
*Tetapi kalau....*
diserang serentak terang-terangan, baru mereka akan sadar.....!!!,
*Lalu mereka bangkit serentak.!!!*
Selesailah pelajaran kita kali ini... ,
dan mari kita berdo'a dahulu sebelum pulang.."🤲🏼
Matahari bersinar terik tatkala itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya....
*******
ini semua adalah fenomena
*Ghazwul Fikri*
(Perang Pemikiran).
Dan inilah......
*_yang dijalankan oleh musuh-musuh Islam._*
*Allah berfirman dalam surat*
*At Taubah yang artinya:*
_"Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka,_
sedang Allah tidak mau selain menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir itu benci akan hal itu."
*( QS. 9 : 32 )*
_Musuh-musuh Islam berupaya dengan kata-kata yang membius ummat Islam..._
*untuk merusak aqidah ummat umumnya, khususnya Generasi Muda Muslim*
*Kata-kata membius itu disuntikkan sedikit demi sedikit melalui Mas Media, Grafika dan ELektronika, Tulisan-tulisan dan Talk show, hingga tak terasa.....*
Maka tidak tampak dari Luar masih Muslim.,
*Padahal internaL dalam jiwa ummat, Khususnya generasi muda...*
*sesungguhnya sudah ibarat poteng*
(tapai singkong, peuyeum).
*Maka rasakan dan PikirkanLah itu..!!!!!*
ingatLah........
*Bahwa dunia ini hanya persinggahan sementara....*
*ingatlah akan Hari Pengadilan....!!!*
WaLlahu a'lamu bishshawab
*_H.Muh.Nur Abdurrahman_*
No comments:
Post a Comment