Sunday, 12 April 2020

PERMAINAN IBU GURU


Ibu Guru berjilbab rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam  pendidikan  
*Syari'at Islam* 

Di tangan kirinya ada kapur, 
di tangan kanannya ada penghapus. 

*Ibu Guru berkata,*
 "Saya punya permainan. 

Caranya begini, 
di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus. 

Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", 
_jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah "Penghapus!"_

*Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti.* 

Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya, 
kian Lama kian cepat.... 

*Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata,*

 "Baik sekarang perhatikan....!
Jika saya angkat kapur, 
maka berserulah "Penghapus..!", 
_jika saya angkat penghapus,_ 
_maka katakanlah "Kapur..!!!"._ 

*Dan permainan diulang kembali.*
Maka pada mulanya murid-murid itu keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. 

Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. 

Selang beberapa saat....., 
*Permainan berhenti...* 

Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya...

"Anak-anak...,
*begitulah ummat Islam* 
*Awalnya kalian jelas dapat membedakan yang Haq itu Haq....!*
*yang Bathil itu BathiL...!!!.* 

Namun kemudian...,
*musuh musuh ummat Islam berupaya melalui berbagai cara,*
*untuk menukarkan yang Haq itu menjadi Bathil, dan sebaliknya....*

*Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kalian menerima hal tersebut.....,*
*tetapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka,*

akhirnya..... 
*Lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu...!!!* 
*Dan kalian mulai dapat mengikutinya..*

*Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika."*

~Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, 
~Zina tidak lagi jadi persoalan, 
~Pakaian seksi menjadi hal yang Lumrah, 
~Sex sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend,
~Materialistik kini menjadi suatu gaya hidup, 
~Korupsi menjadi kebanggaan
~ Menghalangi dan membubarkan *PENGAJIAN. 
~Membakar simbol2 Islam dgn alasan tdk sesuai NKRI 
~dan lain lain......!!!!!

*Semuanya sudah terbalik....!!!* 
*Dan tanpa disedari, kalian sedikit demi sedikit menerimanya.* 

Paham.......????"
tanya Guru kepada murid-muridnya.
_"Paham Bu Guru"...._
"Baik........! 

*=========*
*Permainan KEDUA*

Ibu Guru melanjutkan. 
"Bu Guru ada Qur'an, Bu Guru akan meletakkannya di tengah karpet. 

*_Quran itu "dijaga" sekelilingnya oleh ummat yang dimisalkan karpet._*

Sekarang anak-anak berdiri di luar karpet. 
*Permainannya adalah....,*
*Bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada di tengah dan ditukar dengan buku lain, tanpa memijak karpet....???"* 

Murid-muridnya berpikir....
Ada yang mencoba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain, 
tetapi tak ada yang berhasiL.....!!!

_Akhirnya......._ 
*Sang Guru memberikan jalan keluar,* 

*_digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an ditukarnya dengan buku filsafat materialisme_*

*Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet...!!!* 

"Murid-murid.....,
*Begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya...*

Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak kalian dengan terang-terangan. 

_Karena tentu kalian akan menolaknya mentah-mentah..._

_Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka._

*Tetapi mereka akan menggulung kalian perlahan-lahan dari pinggir....*
*sehingga kalian tidak sadar....!!!*

*Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat,*
*maka dibina pondasi yang kuat* 

*Begitulah ummat Islam,*
*Jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat...!!!* 

*_Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau fondasinya dahulu_*

Lebih mudah hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dahulu,
Kursi dipindahkan dahulu, 
Lemari dikeluarkan dahulu satu persatu,
*Baru rumah dihancurkan...!!!"*

*"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kalian.* 

*Mereka tidak akan menghantam terang-terangan, tetapi ia akan perlahan-lahan meletihkan kalian..* 

Mulai dari perangai, cara hidup, pakaian dan lain-lain, 

*_Sehingga meskipun kalian itu Muslim, tetapi kalian telah meninggalkan Syari'at Islam sedikit demi sedikit._* 

*Dan itulah yang mereka inginkan...!!!"*

*========*
*"Kenapa mereka tidak berani terang-terangan menginjak-injak Bu Guru....???* 
Tanya mereka......

_Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang....,_

*misalnya........*
Perang Salib, 
Perang Tartar, 
dan lain-lain. 

*Tetapi sekarang...*
tidak lagi...!!!. 
Begitulah ummat Islam. 

*Kalau diserang perLahan-Lahan, mereka tidak akan sadar....,*
*akhirnya hancur...!!!* 

*Tetapi kalau....*
 diserang serentak terang-terangan, baru mereka akan sadar.....!!!, 

*Lalu mereka bangkit serentak.!!!*

Selesailah pelajaran kita kali ini... , 
dan mari kita berdo'a dahulu sebelum pulang.."🤲🏼

Matahari bersinar terik tatkala   itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya....

*******

ini semua adalah fenomena 
*Ghazwul Fikri*
 (Perang Pemikiran). 
Dan inilah......
*_yang dijalankan oleh musuh-musuh Islam._*

*Allah berfirman dalam surat*
*At Taubah yang artinya:*

_"Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka,_
sedang Allah tidak mau selain menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir itu benci akan hal itu."
*( QS.  9 :  32 )*

_Musuh-musuh Islam berupaya dengan kata-kata yang membius ummat Islam..._

*untuk merusak aqidah ummat umumnya, khususnya Generasi Muda Muslim* 

*Kata-kata membius itu disuntikkan sedikit demi sedikit melalui Mas Media, Grafika dan ELektronika,  Tulisan-tulisan dan Talk show, hingga tak terasa.....*

Maka tidak tampak dari Luar masih Muslim.,
*Padahal internaL dalam jiwa ummat, Khususnya generasi muda...*

*sesungguhnya sudah ibarat poteng* 
(tapai singkong, peuyeum). 

*Maka rasakan dan PikirkanLah itu..!!!!!* 
ingatLah........
*Bahwa dunia ini hanya persinggahan sementara....*

*ingatlah akan Hari Pengadilan....!!!* 

WaLlahu a'lamu bishshawab

*_H.Muh.Nur Abdurrahman_*

No comments:

Post a Comment